baru pertama kalinya, aku mendapat jatah libur sebanyak ini. biasanya kalau di SMA kan cuma 1-2 minggu, tapi ini sampai sebulan lebih. awalnya aku senang sekali mendapat liburan sepanjang itu, dan selalu berseru senang didepan adikku (yang masih SMP) dan teman-temanku (yang masih kuliah / menjelang UAS).
namun saat liburan ini kuisi dengan hanya :
1. bangun siang, selalu aku terbangun disaat adzan Dzuhur (tapi aku masih sempat dibangunkan untuk sholat subuh) karena aku sering begadang untuk mendownload video. aku sering mendapat amarah dari ayahku yang bawel sekali jika aku belum bangun.
2. menonton TV, untungnya ada drama Korea yang asyik sehingga aku menontonnya dari awal hingga tamat.
3. membaca blog horror, aku sangat menyukai blog "Mengaku Backpacker" itu blog yang memberikan cerita-cerita riddle, horror, urban legend, hingga horror story buatan Bang Dave(owner blog)
4. menonton gameplay horror, aku suscribe akun Youtubenya PewDiePie karena dia sangat lucu jika sedang memainkan game horror (walau omongannya patut di sensor semua). dan bermain twitter hingga larut malam.
itu membuatku jenuh selama sebulan ini. ayahku pun sempat marah karena waktu liburanku tidak diisi dengan silaturahmi ke tempat nenekku. akhirnya aku sempatkan pergi kerumah nenekku yang tak jauh dari rumahku dan bermain bersama saudar-saudaraku yang masih kecil. tapi tetap saja, aku bosan. ibuku pernah menjanjikanku pergi ke Bandung bersamanya, namun tidak diijinkan ayahku.
untungnya, ibuku mengajakku berjalan-jalan, sekadar menemaninya belanja atau makan diluar. itu cukup menyenangkan, karena aku bisa menceritakan apapun padanya saat dijalan. karena di rumah, aku bahkan tak pernah bercerita apapun dengannya. aku juga bisa mendapatkan sharing darinya dan sekadar nasihat - nasihat yang penuh inspirasi.
setelah tersisa liburan seminggu, barulah aku merasakan 'ih pengen liburan' lagi. hahahaha
Maharani's corner
Rabu, 11 Februari 2015
Kamis, 20 November 2014
Dendam, atau gimana?
Kemarin, tepat pada jam 7 malam aku dan kedua temanku bergegas untuk menonton pertandingan futsal Olimpiade se-UI di suatu fakultas. Saat itu fakultasku sedang menghadapi tim futsal dari fakultas itu sendiri. banyak yang bilang kalau fakultas itu terkenal dengan mahasiswa-mahasiswa putra yang agak "bengal" dan pernah terdengar kalau ada fakultas yang mengejek akan di incar.
saat itu aku agak takut menonton pertandingannya, dan suporter tim dari fakultas itu sudah ramai dan mengolok-olok kami (suporter). benar-benar aku melihat kesan asli dari mereka. mereka tak henti-hentinya mengejek kami sampai aku kesal ingin membalas ejekannya itu. tapi tak sedikit dari suporter kami yang berani membalas ejekan mereka.
kedua kubu suporter pun saling melontarkan banyak ejekan yang tak sepatutnya didengar. pertandinganpun tidak kondusif sehingga tim kami ketinggalan banyak gol. kamipun kalah dan tentu saja suporter dari fakultas itu semakin semangat mengolok-olok kami. tetapi kami menghargai usaha dari tim fakultas kami.
entah mengapa, semenjak opening Olimpiade UI aku merasa kalau fakultas kami dengan fakultas tadi seperti Tom & Jerry. menurutku mereka seperti membenci kami atau mungkin masih ada dendam kesumat dari dulu kala yang masih saja menggebu-gebu. padahal dua kubu fakultas ini sama-sama dari UI, lulus di UI, beraktivitas di UI tetapi kelakuan mereka sama seperti suporter bola Indonesia yang bawaannya pingin selalu tawuran.
padahal aku ingin kita sebagai mahasiswa yang mengenakan makara ini dapat saling menghormati atau respect sama sesama fakultas di UI. suka mengolok-olok? ketahuan deh pas SMA nya suka berbuat anarkis. malu dong ya, kita diterima di UI semestinya berubah :) semoga tak ada permusuhan diantara kita ya tahun depan~
UICINTADAMAI! RESPECT!
saat itu aku agak takut menonton pertandingannya, dan suporter tim dari fakultas itu sudah ramai dan mengolok-olok kami (suporter). benar-benar aku melihat kesan asli dari mereka. mereka tak henti-hentinya mengejek kami sampai aku kesal ingin membalas ejekannya itu. tapi tak sedikit dari suporter kami yang berani membalas ejekan mereka.
kedua kubu suporter pun saling melontarkan banyak ejekan yang tak sepatutnya didengar. pertandinganpun tidak kondusif sehingga tim kami ketinggalan banyak gol. kamipun kalah dan tentu saja suporter dari fakultas itu semakin semangat mengolok-olok kami. tetapi kami menghargai usaha dari tim fakultas kami.
entah mengapa, semenjak opening Olimpiade UI aku merasa kalau fakultas kami dengan fakultas tadi seperti Tom & Jerry. menurutku mereka seperti membenci kami atau mungkin masih ada dendam kesumat dari dulu kala yang masih saja menggebu-gebu. padahal dua kubu fakultas ini sama-sama dari UI, lulus di UI, beraktivitas di UI tetapi kelakuan mereka sama seperti suporter bola Indonesia yang bawaannya pingin selalu tawuran.
padahal aku ingin kita sebagai mahasiswa yang mengenakan makara ini dapat saling menghormati atau respect sama sesama fakultas di UI. suka mengolok-olok? ketahuan deh pas SMA nya suka berbuat anarkis. malu dong ya, kita diterima di UI semestinya berubah :) semoga tak ada permusuhan diantara kita ya tahun depan~
UICINTADAMAI! RESPECT!
Langganan:
Komentar (Atom)